wibiya widget

rss

Friday, July 03, 2009

Flu Babi (Swine Influenza)

ANTz wrote 6:59 PM 4/28/2009

Tulisan ini gue buat karena awalnya pengen tahu tentang kabar Flu Babi, mengingat pengalaman Flu Burung yang sudah terlanjur masuk ke negeri tercinta ini maka gue mencari informasi dari beberapa situs yang cukup terpercaya. Karena bahasa Inggris yang agak terbatas mohon maaf apabila ada kesalahan penerjemahan.

Ini beberapa update terakhir yang gue ambil dari beberapa sources diantaranya :
Sayang untuk situs WHO Indonesia yakni : http://www.who.or.id/ind/index.asp. BELUM atau TIDAK ADA informasi yang memadai.

BERIKUT RANGKUMANNYA :
Flu babi adalah kasus-kasus influensa yang disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang endemik pada populasi babi. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai Influenzavirus C atau subtipe genus Influenzavirus A.

Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia. Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian. Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1, H1N2, H3N1, H3N2, and H2N3.

Di Amerika Serikat, hanya subtipe H1N1 lazim ditemukan di populasi babi sebelum tahun 1998. Namun sejak akhir Agusuts 1998, subtipe H3N2 telah diisolasi juga dari babi.

PETA PENYEBARAN :

  • hitam : dipastikan ada kasus dengan kematian
  • merah : dipastikan ada kasus
  • jingga : belum dipastikan atau dicurigai ada kasus
INFORMASI LAIN :
  • negara-negara yang sudah ter-identifikasi : Mexico, United States, Canada, New Zealand, Spain, Israel & Chile
  • contact number : +41 22 7912222 (WHO headquarter / internasional call)
  • dokumentasi lengkap [pdf file 57kb] : http://www.who.int/entity/csr/swine_flu/swine_flu_faq.pdf

SEDANGKAN ini pernyataan dari pemerintah Indonesia :

“Yang terjangkit itu gabungan antara flu babi biasa, flu babi asia yang telah bermutasi. Sudah ada konfirmasi, flu babi terjadi pada negara yang beriklim subtropis dan 4 musim. Belum ada ditemui flu babi di daerah negara tropis. Jadi kita tidak perlu panik,” papar Menko Kesra Aburizal Bakrie.

Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa Ical dalam jumpa pers usai rapat koordinasi di kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2009).

Dalam kesempatan yang sama, Menkes Siti Fadilah Supari menambahkan angka kematian H5N1 (flu burung) akan jauh lebih tinggi 80 sampai 90 persen dibanding H1N1 (flu babi) yang hanya berkisar pada 6,4 persen.

“Itu terjadi pada musim gugur dan musim dingin. Kan negara kita sudah panas terus. Jadi tidak usah panik,” ujar Siti.

HANYA SAJA dari website

http://www.pork.org/PorkScience/Documents/PUBLICHEALTH%20influenza.pdf, ditemukan kalimat ini : “The focus of such reassortment has historically been in Southeast Asia, the proposed “influenza epicenter,” because agricultural practices in this region brought pigs, people and ducks into close contact with one another. However, it is now clear that influenza virus reassortment in pigs can occur anywhere in the world, as evidenced by reassortant viruses isolated from pigs in Europe and, most recently, in the United States.”

DAN DARI SITUS INI

http://www.cdc.gov/swineflu/key_facts.htm, kembali terdapat fakta; “In September 1988, a previously healthy 32-year-old pregnant woman was hospitalized for pneumonia and died 8 days later. A swine H1N1 flu virus was detected. Four days before getting sick, the patient visited a county fair swine exhibition where there was widespread influenza-like illness among the swine.”

POINNYA ADALAH :

  • Negara-negara di Asia Tenggara ditengarai sebagai “episentrum atau pusat influenza”
  • Hewan ternak atau peliharaan terdapat diseluruh dunia jadi kemungkinan terjadi kasus tetap ada.
  • Walaupun tidak pernah terjadi musim gugur atau musim dingin penularan dari manusia ke manusia bisa terjadi walaupun faktanya masih sedikit.
  • Tindakan preventif mungkin lebih baik sebelum terjadi wabah. Dari sumber yang ada diketahui bahwa virus akan terus bermutasi menjadi jenis lain yang bisa saja lebih membahayakan.


with respect

:> ANTz


0 comments:


Post a Comment

Current CO2 level in the atmosphere

 

Media Content

Tab 2.1
Tab 2.2
Tab 2.3
Tab 3.1
Tab 3.2
Tab 3.3

Followers